Google

Tuesday, April 10, 2012

PENELITIAN KUALITATIF PAUD

Sangat menolong mahasiswa PAUD ketika memasuki masa tugas tugas akhir. Buku ini memberikan pemahaman tentang aktivitas penelitria,khususnya penelitian kualitatif. Sejatinya penelitian paud itu memang cenderung kualitatif daripada kuantitaif. Tentunya tidak salah juga jika seorang mahasiswa melakukan penelitian kuantitatif. Tapi mengapa kok penelitian kualitatif lebih cocok, karena ada alasan yang mendasari. Tentunya karena karakterisitik siswa yang perlu dinarai dan diobservasi. Bukankah ketika mengobservasi kita ingin mengungkap fakta yang sesungguhnya, atau fenomena yang sebenarnya.

Saturday, January 29, 2011

PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELEGENCE MELALUI METODE YANG DIWARNAI BERMAIN ( KARYA NI NYOMAN WIDAYANTI)- 2


PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELEGENCE

KEMAMPUAN INTERPERSONAL YANG DIWARNAI BERMAIN

Permainan : Sandal Bersama

Tujuan Permainan :

- Melatih jiwa kerjasama antara anak – anak.

- Melatih kekompakkan di antara anak – anak.

- Melatih jiwa persatuan anak dalam kelompok.

Waktu Permainan : 15 – 30 menit.

Persiapan :

- Pemandu

- Papan kayu balok berukuran 10 x 60 cm, ban bekas secukupnya, palu, paku dan pisau.

- Peserta

- Tempat berupa lapangan.

Teknik Permainan :

- Pemandu membagi peserta ke dalam tiga kelompok, masing – masing berjumlah tiga orang. Jika jumlahnya lebih, jadikan permainan ini dua babak.

- Peserta bergabung dalam kelompoknya masing – masing. Masing – masing memasangkan kakinya pada sandal karet.

- Pemandu memberikan aba – aba untuk memulai kepada masing – masing kelompok.

- Masing – masing kelompok akan berlomba mencapai tujuan masing – masing.

- Mereka berjalan dengan sandal kayu dalam kelompok masing – masing ke garis finish sejauh 10 meter di depannya. Rute di buat sedikit berkelok untuk sedikit menyulitkan peserta.

- Peserta tidak boleh jatuh, jika terjatuh bersama – sama maka harus mengulangi permainan dari awal.

- Pemandu mengobservasi kekompakan peserta.

PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELEGENCE MELALUI METODE YANG DIWARNAI BERMAIN (KARYA NI NYOMAN WIDAYANTI)


PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELEGENCE

KEMAMPUAN INTERPERSONAL YANG DIWARNAI BERMAIN

Oleh : Ni Nyoman Widayanti

NIM : 09 909 0092

Permainan : Bersama Kita Bisa

Tujuan Permainan :

- Membentuk jiwa kerja sama antara satu anak dengan anak yang lain.

- Melatih anak – anak untuk menerima kelebihan dan kekurangan masing – masing

- Melatih anak – anak untuk menjadikan kelebihan sebagai kekuatan kelompok.

- Melatih anak – anak menggunakan kelebihan orang lain untuk melengkapi kekurangan diri sendiri.

Waktu Permainan : Sekitar 30 – 60 menit.

Persiapan :

- Persiapan pemandu

- Peserta 10 – 20 orang

- Balon sekitar 5 buah

- Pohon berjejer sekitar 5 buah

Teknis Permainan :

- Peserta anak – anak berdiri dengan membentuk lingkaran yang besar.

- Pemandu berdiri di tengah – tengah lingkaran.

- Anak – anak dibagi kedalam beberapa kelompok dan tiap kelompok terdiri dari 5 orang anak.

- Pemandu memberikan gambaran permainan bahwa anak – anak akan bermain peran yang berbeda – beda, yaitu :

* Satu anak buta alias tidak bias melihat.

* Satu anak tuli alias tidak bias mendengar.

* Satu anak bisu alias tidak bias bicara.

* Satu anak hanya punya satu tangan.

* Satu anak hanya punya satu kaki.

- Tugas anak – anak adalah mengambil balon dengan jarak sekitar 30 meter dari hadapan mereka.Balon tersebut digantungkan oleh pemandu pada pohon sedemikian rupa, sehingga untuk mengambilnya tidak bias dijangkau dengan tangan sendiri.

- Anak – anak dalam satu kelompok harus mengambil balon tersebut, tapi tidak boleh sendiri. Mereka harus maju bersama – sama dari garis start menuju ke pohon untuk mengambil balon , lalu kembali lagi ke tempat semula dengan tetap bersama – sama.

- Keberhasilan kelompok adalah ketika anak – anak berhasil membawa balon tersebut dari pohon tanpa membuat mereka bercerai berai.

- Kelompok yang menang adalah kelompok yang paling cepat membawa balon ke tempat semula.

- Jika di tengah jalan kelompok bercerai berai, mereka harus mengulang ke titik start lagi.

- Untuk menyemangati, pemandu sebaiknya mengucapkan kata – kata yang penuh semangat atau tepukan penyemangat..

Saturday, December 25, 2010

DUA BESAR PENDIDIK ANAK-ANAK

Wednesday, June 16, 2010

BAGAIMANA BUNDA BER BCCT?

Penggunaan Pendekatan BCCT atau Pendekatan Sentra dan Lingkaran yang diadopsi dari Creative Center for Chilhood Research and Training (CCCRT) yang berkedudukan di Florida, Amerika Serikat dimaksudkan untuk memperbaiki praktek penyelenggaraan PAUD yang masih banyak terjadi salah, kaprah alias “keliru seru”, nah para pendidik PAUD dan yang mulai para Bunda harus ikut berobat dan bertobat memperbaiki. BCCT adalah obat yang saat ini dianggap paling mujarab. Jika ingin lanjut sila klik.BCCT

Sunday, February 14, 2010

101 CARA UNTUK MENUNJUKKAN CINTA KEPAD ANAK


Tuesday, January 19, 2010

PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK

ZAINAL AQIB:
Beberapa buku telah dikereasi, kini buku terkait dengan usia dini disentuh oleh Zainal Aqib. Buku ini membentangkan bagaimana dan mengapa pembelajaran di Taman Kanak-Kanak. Terkait dengan dunia anak pembelajaran harus memberikan respon yang khusus karena disamping usia faktor psikologis juga harus dihitung. Misal ketika seorang guru merencanakan pembelajaran, kemudian bagaimana implementasinya, terdapat beberapa tahapan yang harus dilewati. Buku ini memberikan solusinya.
Prinsip pembelajaran di TK menurut buku ini:
  • Bermain sambil belajar seraya bermain
  • Pembelajaran disesuaikan dengan perkembangan anak
  • Pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan anak, baik fisik maupun psikologis secara optimal
  • Pembelajaran terpusat pada anak, guru sebagai pembimbing dan fasilitator
  • Pembelajaran menggunakan pendekatan tematik
  • Pembelajaran yang bercitarasa, aktif, efektif, inovatif, dan menyenangkan
  • Mengembangkan kecakapan hidup
  • Didukung oleh lingkungan yang kondusif
  • Pembelajaran bermakna
  • Pembelajaran bernuansa dialogis
Itulah prinsip pembelajaran yang dikededpankan di TK, ternyata Guru harus membekali diri pemahaman tingkat keunikan siswa.
Selanjutnya buku ini juga membentangkan Azas-azas pembelajaran untuk anak TK. Adapun azas yang dimaksud.
  1. Azas Apersepsi [perhatikan pengalaman awal]
  2. Azas Kekonkretan [ingat usia dini membutuhkan berpikir konkret]
  3. Azas Motivasi
  4. Azas Bekerja Sendiri
  5. Azas Kerjasama [Kooperatif]
  6. Azas Individualisasi
  7. Azas Korelasi
  8. Azas Belajar Seumur Hidup
Tentunya masih banyak lagi yang dibentangkan buku ini, namun yang dianggap manarik dari buku karya Zainal ini adalah Lampiran yang memuat Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk Taman Kanak-kanak, Serta lampoiran KTSP untuk TK
Data buku
JUDUL: Belajar dan Pembelajaran di Taman Kanak-kanak
PENULIS: Zainal Aqib
PENERBIT: Yrama Widya. Jalan Permai 28 No. 97-100. Telp [022] 5403518-5403533. E-mail: yramaredaksi@gmail.com. http://www.yrama-widya.co.id/ yramawidya@indo.net.id
ISBN: 978-979-543-800-7
TEBAL: 104 halaman: 12,5 x 19 cm
CETAKAN: Pertama 2009.