Google

Wednesday, December 12, 2012

100 PERMAINAN KECERDASAN KINESTETIK : MUHYI

Jari kita sudah tak menukupi untuk menghitung buku Dr Muhyi, seorang-orang dosen muda yang sangat produktif untuk bidang tulis menulis. Dan ini bukunya yang membentangkan permainan Kinestetik terunggah di blog ini. Masih banyaknya karyanya yang terkait dengan pembelajaran usia dini, namun belum sempat terunggah di blog ini. Bahkan saat ini baru saja mentuntaskan sebuah buku dengan tajuk, "Berkarakter dengan Berolahraga, Berolahraga dengan Berkarakter"

STRATEGI PEMBELAJARAN PAUD

DOMEN - DOSEN MENULIS
Entah sudah berapa buku-buku yang dikreasi Drs. Fachrurrazi, MPd menulis, kali ini ingin berbagi pengetahuan terkait dengan  strategi pembelajarn usia dini. Karya ini merupakan perenungannya selama bertahun-tahun untuk memadukan teori-teori yang selama ini dirujuk, kemudian disandingkan dengan pengalamannya ketika mengajar di kelas.
Fachrurrazi yakin akan buah pikir yang membahas multi keceerdasan, melalui teori itu selanjutnya dikembangkan, bahkan ditelusur secara serius, ternya bahwa multi kecerdasan memiliki makna yang  sangat signifikan bahwa dalam proses pembelajaran, multi kecerdasan  moda.
Ada empat bab yang dibahas dalam,  buku ini, antara lain:
BAB I
Memahami Karakteristik Anak Usia Dini
BAB II
Strategi Pembelajarn Untuk Anak Usia Dini Yang Berpusat Pada Anak
 BAB III
Perencanaan Pembelajarn Untuk Anak Usia Dini Yang berpusat Pada Anak
BAB IV
Metode, Pengelolaan Dan Model Pembelajarn Usia Dini

Tuesday, September 11, 2012

BUKAN GURU BIASA - GURU PRASEKOLAH


Buku ini khusus ditulis oleh seorang praktisi pendidikan yang sudah lama bergelut di ranah pendidikan prasekolah. Mengibaratkan proses belajar dirinya seperti metamorfosis kupu-kupu. Mulai dari sebutir telur kecil, berubah menjadi ulat bulu yang membuat gatal setiap orang yang memegangnya, kepompong yang menyimpan dirinya sementara waktu untuk berkembang, dan akhirnya menjelma seekor kupu-kupu indah. Mari menjelajahi buku yang lahir dari pengalaman ini.
       Buku ini membangun kompetensi guru/bunda paud, karena didalamnya terbentang semua piranti pembelajaran dengan contoh-contoh praktis. Untuk melengkapi pemahaman, buku ini melengkapinya dengan CD.  yang termuat dalam CD itu antara lain:
  1. Papan Panjang tema dan hasil karya
  2. Area Matematika
  3. Area Cultural dan Science
  4. Undakan
  5. Daftar perlengkapan kelas
  6. Penataan ruang kelas
  7. Area Bermain luar
  8. Panduan mengelola kelas dan waktu belajar
  9. Jam kegiatan kelas
  10. Program pembelajaran
  11. Contoh tema
  12. Program perencanaan Semester 1
  13. Rencana mingguan
  14. Rencana harian
  15. Jadwal; kegiatan
  16. Rencana harian TK A
  17. REncana harian ( Bhs Inggris)
  18. Aturan Kelas 1 dan 2
  19. Contoh kegiatan
  20. Contoh personal
  21. Contoh angket partisipasi
Buku ini murah meriah, hanya Rp. 30.000 pasti dengan kantong Guru.

Tuesday, April 10, 2012

PENELITIAN KUALITATIF PAUD

Sangat menolong mahasiswa PAUD ketika memasuki masa tugas tugas akhir. Buku ini memberikan pemahaman tentang aktivitas penelitria,khususnya penelitian kualitatif. Sejatinya penelitian paud itu memang cenderung kualitatif daripada kuantitaif. Tentunya tidak salah juga jika seorang mahasiswa melakukan penelitian kuantitatif. Tapi mengapa kok penelitian kualitatif lebih cocok, karena ada alasan yang mendasari. Tentunya karena karakterisitik siswa yang perlu dinarai dan diobservasi. Bukankah ketika mengobservasi kita ingin mengungkap fakta yang sesungguhnya, atau fenomena yang sebenarnya.

Saturday, January 29, 2011

PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELEGENCE MELALUI METODE YANG DIWARNAI BERMAIN ( KARYA NI NYOMAN WIDAYANTI)- 2


PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELEGENCE

KEMAMPUAN INTERPERSONAL YANG DIWARNAI BERMAIN

Permainan : Sandal Bersama

Tujuan Permainan :

- Melatih jiwa kerjasama antara anak – anak.

- Melatih kekompakkan di antara anak – anak.

- Melatih jiwa persatuan anak dalam kelompok.

Waktu Permainan : 15 – 30 menit.

Persiapan :

- Pemandu

- Papan kayu balok berukuran 10 x 60 cm, ban bekas secukupnya, palu, paku dan pisau.

- Peserta

- Tempat berupa lapangan.

Teknik Permainan :

- Pemandu membagi peserta ke dalam tiga kelompok, masing – masing berjumlah tiga orang. Jika jumlahnya lebih, jadikan permainan ini dua babak.

- Peserta bergabung dalam kelompoknya masing – masing. Masing – masing memasangkan kakinya pada sandal karet.

- Pemandu memberikan aba – aba untuk memulai kepada masing – masing kelompok.

- Masing – masing kelompok akan berlomba mencapai tujuan masing – masing.

- Mereka berjalan dengan sandal kayu dalam kelompok masing – masing ke garis finish sejauh 10 meter di depannya. Rute di buat sedikit berkelok untuk sedikit menyulitkan peserta.

- Peserta tidak boleh jatuh, jika terjatuh bersama – sama maka harus mengulangi permainan dari awal.

- Pemandu mengobservasi kekompakan peserta.

PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELEGENCE MELALUI METODE YANG DIWARNAI BERMAIN (KARYA NI NYOMAN WIDAYANTI)


PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELEGENCE

KEMAMPUAN INTERPERSONAL YANG DIWARNAI BERMAIN

Oleh : Ni Nyoman Widayanti

NIM : 09 909 0092

Permainan : Bersama Kita Bisa

Tujuan Permainan :

- Membentuk jiwa kerja sama antara satu anak dengan anak yang lain.

- Melatih anak – anak untuk menerima kelebihan dan kekurangan masing – masing

- Melatih anak – anak untuk menjadikan kelebihan sebagai kekuatan kelompok.

- Melatih anak – anak menggunakan kelebihan orang lain untuk melengkapi kekurangan diri sendiri.

Waktu Permainan : Sekitar 30 – 60 menit.

Persiapan :

- Persiapan pemandu

- Peserta 10 – 20 orang

- Balon sekitar 5 buah

- Pohon berjejer sekitar 5 buah

Teknis Permainan :

- Peserta anak – anak berdiri dengan membentuk lingkaran yang besar.

- Pemandu berdiri di tengah – tengah lingkaran.

- Anak – anak dibagi kedalam beberapa kelompok dan tiap kelompok terdiri dari 5 orang anak.

- Pemandu memberikan gambaran permainan bahwa anak – anak akan bermain peran yang berbeda – beda, yaitu :

* Satu anak buta alias tidak bias melihat.

* Satu anak tuli alias tidak bias mendengar.

* Satu anak bisu alias tidak bias bicara.

* Satu anak hanya punya satu tangan.

* Satu anak hanya punya satu kaki.

- Tugas anak – anak adalah mengambil balon dengan jarak sekitar 30 meter dari hadapan mereka.Balon tersebut digantungkan oleh pemandu pada pohon sedemikian rupa, sehingga untuk mengambilnya tidak bias dijangkau dengan tangan sendiri.

- Anak – anak dalam satu kelompok harus mengambil balon tersebut, tapi tidak boleh sendiri. Mereka harus maju bersama – sama dari garis start menuju ke pohon untuk mengambil balon , lalu kembali lagi ke tempat semula dengan tetap bersama – sama.

- Keberhasilan kelompok adalah ketika anak – anak berhasil membawa balon tersebut dari pohon tanpa membuat mereka bercerai berai.

- Kelompok yang menang adalah kelompok yang paling cepat membawa balon ke tempat semula.

- Jika di tengah jalan kelompok bercerai berai, mereka harus mengulang ke titik start lagi.

- Untuk menyemangati, pemandu sebaiknya mengucapkan kata – kata yang penuh semangat atau tepukan penyemangat..

Saturday, December 25, 2010

DUA BESAR PENDIDIK ANAK-ANAK